Ngentot Memek Bibi

Perkenalkan nama saya jaka, singkat saja saya hanya ingin berbagi kisah tentang indahnya ngentot sama bibi saya yang tidak akan pernah saya lupakan karena memek bibi adalah memek ternikmat yang pernah saya entot

Saya lahir di suatu desa di jawa barat akan tetapi besar di jakarta, hingga pada suat saat saat akan melanjutkan ke SMA orang tua saya mengirim saya kembali ke kampung dengan alasan tidak ada biaya karena sekolah dijakarta sangat mahal

Di kampung saya tinggal bersama nenek,dan juga saudara yang lainnya..termasuk bibi isah yang montok

Setiap akhir pekan saya suka menginap di rumah bibi karena selain menjaga anaknya yang masih kecil, saya bisa meluangkan hobi memancing di sungai tak jauh dari rumah bibi

Malam itu, saya tak bisa tidur dan langsung menyalakan tv.. tiba2 saya ingin buang air kecil akan tetapi halam belakang rumah bibi sangat gelap maka saya ingin membangunkan bibi untuk mencari senter.

Kamar bibi sangat gelap, sengaja menghemat listrik dan saya pun mencoba mencari saklar umtuk menyalakan lampu
Betapa kagetnya aku melihat pemandangan yang begitu mengagumkan

Bibi tertidur menggunakan daster yang bagian bawahnya terbuka lebar entah kemana..mataku langsung tertuju pada paha mulus bibi yang mengangkang lebar dengan hanya mengenakan celana dalam berwarna putih yang sangat membangkitkan kejantananku

Bibi memakai daster tapi tidak memakai BH hanya Cd saja itupun tali pinggangnya sudah hampir mau putus..kalau dilihat sperti g-string hanya saja inimah memang cangcut yang sudah usang..

Aku gemeteran melihat bongkahan ujung pangkal paha bibi..apa ini ya yang namanya memek? jujur aku belum pernah lihat memek perempuan dewasa..walau masih ingusan aku benar2 terpanggil untuk menjamah dan memegang memek bibi

Aku memberanikan diri berjingkat pelan2 sambil menahan ludah melihat pantat bibi yang begitu besar dan paha yang putih mulus..kontol ku langsung berdiri engga karuan

Aku mendekati pinggiran ranjang bibi karena kebetulan bibi tertidur di tepian ranjang..wah ini mah rejeki nomplok namanya..
Jantungku berdegup kencang saat aku berdiri tepat disamping paha bibi yang terbuka lebar

Kepalaku langsung mengendus paha bibi dari ujung kaki sampai ke bagian kemaluannya..entah dari mana perasaan yang ku dapat karena tiba2 aku ingin sekali rasanya menjilat paha bibi tapi aku takut nanti bibi terbangun
Sampai di bagian kemaluan alias bagian memek bibi ada perasaan hangat yang membubat aku semakin ngaceng

Ingin rasanya kau langsung membuka kancut bibi tapi bagaimana caranya ya.. langsung saja terpikir untuk mencari gunting..wah pucuk di cinta ulam pun tiba tak jauh dari kasur ada gunting kecil di meja rias langsung saja ku ambil untuk menggunting celana dalam bibi

Sebelum menggunting aku pegang belahan memek bibi, hemm jadi penasaran kaya apa ya memek bibi.. ga sabar aku gunting perlahan bagian pinggir celana dalamnya..

Mataku terbelalak dan melotot ketika melihat isi dalam cangcut bibi isah. semok dengan sedikit bulu jembut dengan belahan berwarna coklat dan baunya harum.. wah aku jadi semakin tidak bisa menahan diri
Aku perhatikan lagi posisi bibi yang terlentang mengumbar memeknya

Bagian atas daster bibi pun gampang sekali jika di buka karena pentil susunya bisa terlihat dengan jelas, cantik sekali bibi ku ini..

aku singkap daster atasnya dengan mudah dan langsung saja tersembul dua buah gunung kembar alias toket bibi yang sangat besar, menggantung di depan hidung ku

Nampaknya bibi sangat tertidur pulas itu jelas terlihat dari suara mendengkurnya yang sangat keras..hemm ajib nih kayanya bisa aku gerepe juga toket sama memeknya bibi

perlahan aku mulai mendakati pahanya yang mulus terlihat jelas bongkahan pantat bibi yang besar membuat kau makin bernafsu

memek bibi telanjang

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s